Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara obat generik dan obat bermerek menjadi salah satu alasan mengapa penggunaan obat generik masih rendah, terutama di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Banyak orang berpikir bahwa obat generik kualitasnya lebih buruk dibandingkan obat bermerek, padahal keduanya sama-sama efektif dan aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Desa Merubung, Kecamatan Tekarang, mengenai pentingnya memahami perbedaan antara obat generik dan bermerek. Kegiatan ini dilakukan dengan metode edukasi partisipatif melalui penyuluhan interaktif menggunakan media visual berupa Power Point yang diikuti oleh 40 peserta. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, dilakukan uji coba sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta, yaitu dari 58,00 meningkat menjadi 93,25 setelah penyuluhan, yang menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap materi meningkat. Edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan obat secara rasional dan bijak. Kegiatan serupa diharapkan dapat berlanjut terus-menerus agar masyarakat di daerah perbatasan semakin memahami dan mandiri dalam penggunaan obat
Copyrights © 2026