Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asesmen kebutuhan pengembangan modul Konseling Keluarga yang bersifat teoretis dan praktis dalam membangun kesejahteraan psikologis mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Responden berjumlah 760 mahasiswa Universitas Negeri Makassar yang berasal dari sembilan fakultas. Instrumen penelitian berupa kuesioner asesmen kebutuhan yang terdiri atas 24 item dengan skala Likert 5 poin, mencakup empat domain: pengetahuan teoretis konseling keluarga, keterampilan praktis konseling keluarga, persepsi urgensi masalah keluarga, dan ekspektasi terhadap modul. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji reliabilitas, dan visualisasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan mahasiswa terhadap pengembangan modul Konseling Keluarga berada pada kategori tinggi pada seluruh domain (rerata skor 3,47–3,49). Uji reliabilitas menunjukkan konsistensi internal yang sangat baik, dengan nilai Corrected Item–Total Correlation di atas 0,67 dan Cronbach’s Alpha per domain di atas 0,88. Pola kebutuhan mahasiswa relatif konsisten lintas fakultas. Temuan ini menegaskan urgensi pengembangan modul Konseling Keluarga yang terintegrasi antara aspek teoretis dan praktis sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa di perguruan tinggi.Kata Kunci: Konseling Keluarga, Kesejahteraan Psikologis, Mahasiswa, Asesmen Kebutuhan, Pengembangan Modul
Copyrights © 2025