Masyarakat pesisir Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Tuban, memiliki potensi perikanan laut namun pendapatan keluarga masih rendah akibat proses pengolahan ikan yang konvensional dan pasar yang terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui optimalisasi pengasapan ikan laut menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, yaitu batok kelapa dan kayu bakau (teknologi ENVAPRISS), serta pelatihan pemasaran produk secara online. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap utama: (1) penyuluhan tentang pemilihan bahan bakar pengasapan yang ramah lingkungan dan pemasaran digital; (2) penerapan teknologi pengasapan ikan dengan batok kelapa dan kayu bakau; dan (3) pelatihan pemasaran online dan pengelolaan keuangan produk ikan asap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta semakin memahami pentingnya kelestarian mangrove dan penggunaan batok kelapa sebagai bahan bakar pengganti, sesuai penelitian yang menyatakan batok kelapa menghasilkan ikan asap berkualitas tinggi. Pelatihan pemasaran digital juga meningkatkan keterampilan peserta (skor rata-rata pengetahuan naik dari 6,0 menjadi 7,08 sehingga mereka siap menjual produk ke pasar yang lebih luas. Sebagai kesimpulan, integrasi teknologi pengasapan ramah lingkungan dan pemasaran online diharapkan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Sukolilo serta menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir.Kata Kunci: pengasapan ikan, batok kelapa, kayu mangrove, pemasaran online, kesejahteraan masyarakat
Copyrights © 2025