Inseminasi buatan (IB) adalah salah satu metode reproduksi yang sigifikan dalam upaya pemuliaan dan peningkatan efektivitas produksi hewan ternak. Berbagai factor mempengaruhi Tingkat keberhasilannya dianatarnya peran Insiminator. Untuk itu, tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana kontribusi Insiminator dalam keberhasilan IB di wilayah Kecamtan Bayan Lombok Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik wawancara. Materi penelitian ini adalah 18 tenaga Insiminator yang bertugas di wilayah Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Lokasi penelitian terletak di 3 desa pada Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara yaitu; Desa Akar – Akar, Desa Batu Rakit dan Desa Andalan. Adapun variable penelitian yang diamati antara lain; profil Insiminator, Keberhasilan IB (S/C dan Conseption rate) dan kendala Insiminator dalam pelaksanaan IB. Data yang terkumpul dilapangan diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan tenaga inseminator seluruhnya adalah laki – laki dengan usia produktif dan rata – rata pendidikan terakhir adalah S1, D3 ditambah memiliki sertifikat keahlian IB. hasil lain menunjukkan bahwa pengalaman bekerja diatas 10 tahun. Nilai rata - rata S/C adalah 1,2 dan nilai C/R juga menunjakan hasil yang sangat baik dengan tingkat keberhasilan IB rata – rata diatas 72 %. Hal ini artinya para petugas telah tepat melakukan pendeteksian birahi dan prosedur IB sesuai SOP. Kesimpulan penelitian ini adalah Inseminator memiliki peran yang sangat menentukan dalam keberhasilan program Inseminasi Buatan (IB). Dari 15 indikator pengukuran keberhasilan IB ada 13 yang memiliki korelasi positif dan 2 indikator yang tidak memiliki korelasi (0).
Copyrights © 2025