Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melibatkan para karyawan sebagai sampel. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 90 responden. Serta, penelitian ini menggunkan berbagai uji penelitian yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji koefisien korelasi, uji koefisien regresi, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi berganda Y = 16,979 + 0,218X1 + 0,361X2 +3,779. Nilai koefisien regresi pada variabel kinerja sebesar 16,979 menyimpulkan bahwa jika motivasi (X1) dan lingkungan kerja fisik (X2) tetap (tidak mengalami perubahan) maka nilai konsistensi kinerja (Y) sebesar 16,979. Hasil uji t untuk Motivasi terhadap Kinerja sebesar (2,810 > 1,998) dengan sig. 0,006 < 0,05 dengan demikian H0 ditolak Ha diterima, sehingga secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. Sedangkan Lingkungan kerja fisik terhadap Kinerja sebesar (4,763 > 1,998) dengan sig. 0,000<0,05. Dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak sehingga secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan. Dan hasil perhitungan statistik uji f Motivasi dan Lingkungan kerja fisik terhadap Kinerja karyawan yaitu sebesar (17,450 > 3,100) dengan menggunakan batas signifikan 0,05, maka diperoleh nilai signifikan tersebut sig. 0,000<0,05. Hal ini berarti bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa simultan variabel motivasi, lingkungan kerja fisik, mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci : Motivasi, Lingkungan kerja fisik dan Kinerja Karyawan
Copyrights © 2026