Anak usia dini berada pada masa emas perkembangan yang memerlukan stimulasi optimal, termasuk dalam pengenalan literasi digital. Namun, hasil observasi awal di TK Rizani Putra Mendalo Indah menunjukkan bahwa pemanfaatan perangkat digital oleh anak usia 5–6 tahun masih terbatas pada aktivitas hiburan, sehingga kemampuan literasi digital dasar belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital anak usia dini melalui implementasi platform Wordwall berbasis experiential learning. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 14 anak usia 5–6 tahun dan 3 guru kelas dalam satu hari kegiatan intensif. Kegiatan dilaksanakan melalui permainan edukatif digital, meliputi menyusun kata, menyusun kalimat sederhana, mencocokkan ejaan dengan gambar, serta mencocokkan profesi dengan alat kerjanya. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengikuti instruksi digital, mengenali huruf dan kata, serta memahami fungsi teknologi digital sebagai media pembelajaran. Anak menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa implementasi Wordwall berbasis experiential learning efektif sebagai alternatif pembelajaran literasi digital yang menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini, meskipun memerlukan pendampingan dan penyesuaian dengan kemampuan literasi anak.
Copyrights © 2025