Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan global yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini dapat bermula sejak masa kehamilan, berlanjut pada periode pertumbuhan anak, khususnya dalam 1000 hari pertama kehidupan. Penanggulangan stunting memerlukan pendekatan komprehensif yang menyasar berbagai faktor penyebabnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menekan prevalensi stunting di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Metode yang diterapkan meliputi edukasi mengenai pencegahan dan penanganan stunting, praktik penyusunan menu bergizi seimbang melalui konsep “Isi Piringku”, serta penyaluran bantuan pangan berupa ayam buras, telur ayam, dan beras organik. Selain aspek kesehatan, kegiatan ini juga mencakup penyuluhan terkait perlindungan hukum bagi perempuan, pelatihan singkat Bahasa Inggris, serta pelatihan pembuatan pakan ternak ayam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi seimbang berbasis “Isi Piringku” sebesar 49,8%. Oleh karena itu, dukungan dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian stunting.
Copyrights © 2025