Banjir bandang merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia, termasuk di Kota Ternate. Kelompok usia sekolah dasar tergolong rentan terhadap dampak bencana tersebut sehingga diperlukan edukasi mitigasi sejak dini untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN 66 Kota Ternate dengan tujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya, tanda peringatan, serta langkah mitigasi sebelum, saat, dan sesudah banjir bandang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, simulasi mitigasi bencana, serta pemutaran video edukasi visual. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui uji pengetahuan menggunakan instrumen pre-test dan post-test sebanyak 10 soal pilihan ganda. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor siswa meningkat dari 66% pada pre-test menjadi 92% pada post-test, atau terjadi peningkatan sebesar 39,4%. Peningkatan tersebut membuktikan bahwa pendekatan edukasi berbasis multimodal dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan siswa terhadap bencana banjir bandang. Kegiatan ini diharapkan dapat dilanjutkan dan diperluas pada sekolah-sekolah lain di wilayah rawan bencana guna membentuk budaya sadar bencana yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025