Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pelunak duri bandeng diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi usaha olahan bandeng. UMKM berlokasi di Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya yang bernama Cheisya Kitchen. Selama ini, mitra usaha menghadapi kendala utama dalam proses produksi, yaitu 1) kapasitas produksi belum memenuhi target dan kebutuhan pasar 2) peralatan produksi belum dapat menghasilkan produk dalam jumlah besar 3) stretegi pemasaran belum memanfaatkan marketplace 4) pengemasan produk belum sesuai dengan standar pengemasan. Hal terebut menyebabkan kurangnya efisiensi kerja, menurunkan kualitas produk, serta membatasi variasi olahan yang dapat dihasilkan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing produk olahan bandeng di pasar lokal maupun regional. Melalui kegiatan PKM ini, tim pelaksana memberikan solusi berupa teknologi mesin pelunak duri yang mampu mempercepat proses pengolahan, mesin charcoal grill untuk diversifikasi olahan bandeng, serta alat mendukung produksi lainnya. Selain itu, dilakukan pelatihan teknis penggunaan mesin, pelatihan ergonomi dapur produksi, manajemen produksi, pengemasan produk, serta strategi pemasaran digital agar mitra mampu memperluas jangkauan pasar. Selain itu produk mitra juga didaftarkan sebagai produk halal agar dapat mendukung kepercayaan konsumen terhadap produk olahan bandeng. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi hingga dua kali lipat dibandingkan metode manual, serta peningkatan kualitas produk yang lebih higienis, menarik, dan sesuai standar pasar. Dengan adanya inovasi teknologi ini, mitra mampu memproduksi olahan bandeng dengan waktu yang singkat, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat keberlanjutan usaha. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan UMKM berbasis teknologi tepat guna yang dapat direplikasi di UMKM lainnya.
Copyrights © 2025