Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind

INOVASI SMART FARMING MODEL ELECTICAL CONDUCTIVITY DAN INTERVAL SIRKULASI LARUTAN NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON DI AGROWISATA DESA SUMBERGEDANG

Sujono, Sujono (Unknown)
Muhidin, Muhidin (Unknown)
Roeswitawati, Dyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Desa Sumbergedang memiliki Potensi alam desa yaitu: 1) Sungai dengan sumber air sepanjang tahun; 2) Pertanian tanaman pisang di sepanjang sungai; 3) Sumber Mata Air Ada Sekitar 30 Titik yang tersebar di 13 Dusun dan lahan belum termanfaatkan seluas 6 ha. Lahan ini sudah disiapkan untuk agrowisata desa salah satu nya adalah tanaman pisang dan tanaman melon. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh interval sirkulasi yang efektif bagi tanaman melon, nilai konduktivitas listrik yang sesuai bagi pertumbuhan dan hasil tanaman melon, kombinasi perlakuan interval sirkulasi pada smart farming tanaman melon di Desa Sumbergedang.Metode kegiatan instalasi hidroponik DFT dengan membuat instalasi hidroponik dengan menggunakan pipa berukuran 4” dengan panjang 8 meter dan melubangi pipa dengan jarak 30cm, dan pemberian tali rambatan untuk merambatkan tanaman melon. Selanjutnya yaitu membuat media tanam,media tanam yang digunakan dalam budidaya tanaman melon (Cucumis melo) pada sistem hidroponik DFT yaitu menggunakan busa. Media busa dipotong membentuk persegi dengan ukuran 2x2 cm pada lahan greenhouse ukuran 11 x 25 meter. Penyemaian benih, benih yang disemai sebanyak 480, persemaian menggunakan Teknik pemeraman menggunakan tisu sebanyak 5 lembar untuk alas benih dan dibasahi menggunakan sedikit air dan memberikan 7 lembar tisu sebagai penutup. Transplanting dilakukan ketika bibit sudah berusia 14 hss. Bibit melon yang menggunakan media busa diletakkan ke netpot hidroponik berukuran tinggi 7cm dengan diameter 5,8cm kemudian diletakkan pada media tanaman dft. pemeliharaan yang dilakukan dengan memberikan nutrisi AB mix, mengecek nutrisi dilakukan setiap pagi dengan menggunakan ec meter. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada interaksi nyata perilaku konduktivitas elektronik dan interval sirkulasi nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman, tinggi tanaman dan jumlah daun. Kombinasi perlakuan menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada umur 35 HST yaitu pada perlakuan konduktivitas listrik 2000 uS/cm + interval sirkulasi 120 menit dengan rata-rata tinggi 179,00 cm, perlakuan konduktivitas listrik 2000 uS/cm + interval sirkulasi 120 menit dengan rata-rata tinggi helaian daun 22,50.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

pkmcsr

Publisher

Subject

Humanities Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Nursing Public Health Social Sciences

Description

Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss ...