bermanfaat untuk perlindungan lingkungan dan konservasi, tanaman mangrove juga memiliki potensi sebagai Selain bahan pangan dan obat-obatan. Hasil-hasil penelitian termasuk yang telah dilakukan tim penulis juga menunjukkan bahwa mangrove mengandung berbagai jenis senyawa bioaktif. Berdasarkan bukti empiris dan hasil penelitian tersebut, mangrove jelas memiliki potensi ekonomi yang tinggi untuk mengangkat perekonomian masyarakat sekitar bahkan negara secara keseluruhan. Maka itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkenalkan potensi ekonomi mangrove sebagai bahan pangan olahan sekaligus mengajak masyarakat ikut serta dalam perlindungan dan konservasi tanaman mangrove. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dipusatkan di wilayah Pesisir Labuan, Kabupaten Pandeglang. Metode kegiatan ini mencakup sosialisasi, edukasi, diskusi mengenai pengolahan mangrove sebagai bahan pangan dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah setempat melalui dinas terkait di Propinsi Banten dan pencarian dan penentuan lokasi penanaman dan pemeliharaan bibit tanaman mangrove secara tematik yang dilakukan pada akhir kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan selama periode Agustus 2024- Mei 2025. Hasil kegiatan ini berupa peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan mangrove sebagai bahan pangan dan obat, pengolahan pangan berbasis mangrove, perizinan dan sertifikasi halal produk, pemilihan jenis tanaman mangrove dan lokasi percontohan penanaman tematik mangrove, yaitu di Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pamdeglang, Propinsi Banten.
Copyrights © 2025