Stunting merupakan salah satu permasalahan utama kesehatan anak di Indonesia, ditandai dengan gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berpengaruh pada perkembangan fisik, kognitif, serta prestasi akademik anak di masa depan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 27,67% pada tahun 2021, dan Indonesia termasuk dalam sepuluh negara dengan tingkat stunting tertinggi di dunia menurut UNICEF. Pulau Seribu sebagai wilayah kepulauan menghadapi tantangan tersendiri dalam penanganan stunting, seperti keterbatasan akses makanan bergizi, layanan kesehatan, dan pengetahuanmasyarakat tentang gizi seimbang. Keterbatasan sumber daya di posyandu juga menghambat proses pemantauan dan intervensi balita stunting. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) di Posyandu Mawar, yang mampu menganalisis berbagai kriteria status gizi balita secara objektif dan memberikan rekomendasi intervensi yang tepat. Sistem ini diharapkan dapat membantu kader posyandu dan orang tua balita dalam memantau tumbuh kembang anak, mengidentifikasi risiko stunting secara lebih efektif dan efisien, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam pengembangan teknologi pendukungkeputusan di bidang kesehatan anak.
Copyrights © 2026