Transformasi digital menuntut reimajinasi pendidikan kewarganegaraan melalui integrasi artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis konseptualisasi kewarganegaraan digital, implementasi AI dalam pembelajaran IPS, serta tantangan dan peluang integrasinya. Metode systematic literature review (SLR) kualitatif digunakan dengan menganalisis 20 jurnal dari Google Scholar, ERIC, Scopus, dan Web of Science periode 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan kewarganegaraan digital bertransformasi menjadi kerangka komprehensif yang mengintegrasikan literasi AI, dimensi etis, teknologis, dan sosial. Implementasi AI melalui penulisan cerita digital, Intelligent Tutoring Systems, dan pembelajaran berbasis inkuiri terbukti meningkatkan hasil pembelajaran siswa hingga 26,2% dan literasi spasial 32-47%. Kerangka CIVIC, Model Konseptual Dewan Eropa, dan DigComp 2.2 menjadi panduan integrasi sistematis. Tantangan meliputi miskonsepsi guru, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses digital. Disarankan pengembangan pedoman kurikulum terintegrasi AI, program pengembangan profesional guru berkelanjutan, dan investasi infrastruktur teknologi untuk memastikan implementasi yang etis, demokratis, dan inklusif.
Copyrights © 2025