Dalam proses pembelajaran pembagian kelompok yang belum heterogen dan media yang belum variatif dapat menimbulkan kebosanan siswa dalam belajar serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam menemukan konsep secara mandiri. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai dengan permasalahan yang terjadi adalah model discovery learning. Media video merupakan media pembelajaran yang menyenangkan dan video mampu membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran serta membantu guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media video terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA fase E pada mata pelajaran Biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental (menguji hubungan sebab-akibat antar variabel) dengan desain penelitian posttest-only control grup design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas (kelas ekperimen 33 peserta didik dan kelas kontrol 34 peserta didik) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling (sesuai kriteria tertentu). Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes berupa soal pilihan ganda yang mengukur keterampilan berpikir kritis. Berdasarkan hasil uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan data homogen, maka dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji t didapatkanmaka hipotesis ( diterima. Kesimpulannya, bahwa penerapan model DL (Discovery Learning) berbantuan media video berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA Fase E.
Copyrights © 2025