Prestasi belajar IPA siswa di Indonesia masih rendah berdasarkan data PISA konsisten menempati 10 besar terbawah sejak 2000 hingga 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara dukungan orang tua dan motivasi belajar dengan prestasi belajar IPA. Variabel prediktor penelitian ini adalah dukungan orang tua dan motivasi belajar, sedangkan kriteriumnya prestasi belajar IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 365 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja, dan sampel sebanyak 187 siswa melalui teknik proportional random sampling. Uji statistik yang digunakan regresi linier sederhana dan ganda serta analisis data menggunakan SPSS. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan tes pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan orang tua dengan prestasi belajar IPA (R = 0,518 (sedang); p < 0,05; SE = 12,48%), serta antara motivasi belajar dengan prestasi belajar IPA (R = 0,537 (sedang); p < 0,05; SE = 17,45%). Kedua variabel secara simultan memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan prestasi belajar IPA (R = 0,583 (sedang); p < 0,05; SE = 29,94%). Hasil ini menegaskan perlunya kolaborasi antara orang tua dan sekolah serta guru dan siswa untuk meningkatkan prestasi belajar IPA.
Copyrights © 2025