Abstrak Kerusakan jalan merupakan permasalahan umum yang terjadi pada berbagai kelas jalan di Indonesia dan memberikan dampak signifikan terhadap keselamatan, kenyamanan berkendara, efisiensi perjalanan, serta kualitas lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kerusakan jalan, mengidentifikasi penyebab dominan, serta memahami dampaknya terhadap pengguna jalan dan lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung observasi lapangan, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang sering ditemukan meliputi lubang (potholes), retak (cracks), amblas (rutting), kerusakan tepi (edge break), dan permukaan terkelupas (ravelling). Kerusakan tersebut meningkatkan biaya operasi kendaraan, risiko kecelakaan, keterlambatan lalu lintas, serta emisi karbon akibat perlambatan dan pengereman berulang. Dari aspek lingkungan, kerusakan jalan turut berkontribusi terhadap polusi debu, gangguan, penampungan udara, dan gangguan sistem drainase. Penelitian menyimpulkan bahwa pemeliharaan rutin, perencanaan drainase yang baik, serta penggunaan material perkerasan yang lebih tahan lama mampu mengurangi tingkat kerusakan. Penelitian lanjutan dapat menghasilkan pemodelan kuantitatif untuk prediksi tingkat kerusakan serta evaluasi strategi pemeliharaan berbasis biaya.
Copyrights © 2025