Perkembangan ternak lebah madu di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar dan penting untuk pelestarian lingkungan. Usaha ternak lebah madu berkembang karena dukungan potensi alam yang melimpah, terutama di kawasan hutan Desa Tuwiri bersama masyarakat, LMDH, dan Perhutani KPH Tuban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara dengan 5 responden dengan tujuan untuk mengetahui strategi pengembangan yang sesuai melalui faktor internal maupun faktor eksternal pada ternak lebah madu di BKPH Merakurak KPH Tuban melalui analisis SWOT sehingga memperoleh nilai ekonomi tinggi. Hasil penelitian menunjukkan total skor matriks IFE sebesar 3,19 dan matriks EFE sebesar 3,37, yang menempatkan ternak lebah madu di kuadran I, mendukung strategi agresif untuk memaksimalkan kekuatan dan peluang. Strategi ini dapat diterapkan dengan meningkatkan dan mempertahankan kualitas produk dan layanan kepada konsumen serta mengoptimalkan usaha ternak lebah madu di kawasan hutan untuk meningkatkan produksi dan ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2025