Komunikasi bisnis yang efektif merupakan fondasi kritis bagi kinerja dan keberlanjutan organisasi, terutama dalam konteks transformasi digital dan lingkungan kerja global yang dinamis. Kajian literatur naratif ini bertujuan untuk menganalisis dampak transisi ke media komunikasi digital terhadap kualitas pesan dan produktivitas, serta mengeksplorasi peran manajerial dalam mengelola jaringan komunikasi dan tantangan kompleks seperti kompetensi lintas budaya dan penyampaian pesan negatif. Berdasarkan tinjauan sistematis terhadap literatur terkini, hasil kajian mengungkapkan bahwa meskipun media digital seperti email dan platform chat meningkatkan efisiensi, mereka juga berpotensi mengikis kualitas pesan, termasuk akurasi, keringkasan, dan nada profesional, yang justru dapat mempengaruhi hubungan kerja dan hasil finansial. Di sisi lain, peran manajer dalam membina dialog dan mengakui jaringan informal terbukti penting untuk membangun komitmen dan motivasi karyawan. Tantangan komunikasi lintas budaya dan pesan negatif memerlukan pendekatan strategis melalui kompetensi budaya dan komunikasi asertif. Simpulan kajian menegaskan bahwa keunggulan kompetitif organisasi di era digital sangat bergantung pada investasi dalam pelatihan komunikasi yang terstruktur bagi karyawan dan manajer, guna mengoptimalkan alat digital dan menguasai dinamika komunikasi bisnis yang kompleks.
Copyrights © 2025