Kondisi tanah di Indonesia sangat bervariasi. Dalam kondisi tanah lunak, diperlukan teknik perkuatan pondasi untuk meningkatkan stabilitas dan daya dukungnya. Salah satu perkuatan yang dapat dilakukan adalah Deep Soil Mixing (DSM). Penelitian ini dilakukan menggunakan model laboratorium metode DSM dengan variasi jarak antar kolom DSM sebesar 1D, 1.25D, dan 1.5D serta variasi jumlah kolom sebanyak 1 kolom, 2 kolom, dan 4 kolom. Pengujian pembebanan dilakukan menggunakan pelat berukuran 6x6 cm dan 10x10 cm. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa kapasitas daya dukung tanah meningkat sesuai dengan bertambahnya jumlah kolom serta semakin rapat jarak antar kolom DSM. Pada pengujian pelat 6x6 cm, variasi 4 kolom jarak 1D menghasilkan nilai qu terbesar dengan nilai 0,466 kg/cm2 serta BCI sebesar 190,99%. Untuk pengujian pelat 10x10 cm, variasi 4 kolom jarak 1D menghasilkan nilai qu terbesar senilai 0,398 kg/cm2 dan BCI sebesar 81,40%.
Copyrights © 2025