Anterior Jurnal
Vol. 25 No. 1 (2026): Anterior Jurnal

Dakwah Kultural Di Bumi Melayu: Modal Sosial Gerakan Pemuda Ansor Riau Dalam Melestarikan Tradisi Shalawatan: Cultural Da’wah in Malay Land: Social Capital of the Gerakan Pemuda Ansor Riau in Preserving the Shalawatan Tradition

Rian, Adrian Firman Rokandi (Unknown)
Yusuf, Yusmar (Unknown)
Marnelly, T. Romi (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2026

Abstract

Tradisi shalawatan menjadi salah satu wujud ekspresi keagamaan dan identitas kultural warga Nahdlatul Ulama yang tetap bertahan di tengah perubahan sosial modern. Penelitian ini mengkaji peranan modal sosial dalam mempertahankan tradisi shalawatan yang digerakkan oleh Gerakan Pemuda Ansor di Provinsi Riau. Kajian ini menyoroti tiga aspek utama modal sosial, yakni kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial beserta strategi penguatannya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui teknik purposive sampling terhadap lima informan kunci yang meliputi pimpinan wilayah GP Ansor, tokoh ulama penyelenggara shalawatan, pengelola pesantren, jamaah tetap, serta pimpinan cabang di Kabupaten Siak dan Pelalawan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka konseptual modal sosial yang dikembangkan oleh Putnam, Coleman, dan Fukuyama. Temuan menunjukkan bahwa unsur kepercayaan menjadi modal sosial paling kuat dalam menopang kegiatan shalawatan, tercermin dari integritas para tokoh, keterbukaan pengelolaan dana, serta konsistensi pelayanan spiritual yang bebas dari kepentingan politik praktis. Penguatan modal sosial diwujudkan melalui empat langkah utama: menjaga kepercayaan melalui kepemimpinan konsisten dan transparan, memperluas jaringan sosial dengan pendekatan inklusif, memperkuat norma melalui integrasi pendidikan keislaman, dan menerapkan sistem gotong royong berbasis partisipasi kolektif. Perkembangan tradisi shalawatan turut ditopang oleh figur kiai karismatik dan dukungan struktural NU, meskipun masih menghadapi kendala berupa resistensi sebagian masyarakat dan keterbatasan kapasitas manajerial. Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi antara kepercayaan, jaringan, dan norma mampu menciptakan tindakan kolektif yang efektif dalam menjaga tradisi keagamaan di era modern.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

anterior

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Education Medicine & Pharmacology Social Sciences

Description

The publication of Anterior Jurnal certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 9 articles consisting of Education, ...