Pembelajaran yang masih didominasi model pembelajaran langsung membuat kemampuan pemecahan masalah siswa tergolong rendah. Untuk mengatasinya, diterapkan model Creative Problem Solving (CPS) berbantuan aplikasi Photomath agar siswa lebih aktif, sistematis, dan percaya diri dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model CPS berbantuan Photomath terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X SMAN 4 Mataram tahun ajaran 2025/2026. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Posttest Only Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling, di mana kelas X-1 (30 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 (30 siswa) sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui Posttest kemampuan pemecahan masalah pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Hasil uji-t menunjukkan , sehingga diterima. Artinya, terdapat perbedaan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas ekperimen dan kontrol. Uji Effect Size menghasilkan nilai kategori sangat kuat. Dengan demikian, penerapan model CPS berbantuan Photomath berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Copyrights © 2025