Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis siswa Sekolah Satu Atap dalam menyelesaikan soal transformasi geometri, khususnya pada materi pencerminan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas IX SMP Negeri 3 Satu Atap Tamanan tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan literasi matematis yang mengukur tiga aspek utama, yaitu formulate, employ, dan interpret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa hanya memahami konsep pencerminan secara visual dan intuitif tanpa mampu menerapkannya secara matematis. Total skor yang diperoleh siswa adalah 3 dari skor maksimum 8 dengan nilai kemampuan literasi matematis sebesar 37,5, sehingga tergolong kategori rendah. Kesalahan yang muncul mencakup ketidaktepatan dalam menentukan koordinat bayangan, kurangnya penerapan prosedur matematis, serta ketidakmampuan menginterpretasikan hasil dalam konteks simetri batik. Temuan ini menegaskan perlunya pembelajaran geometri yang lebih kontekstual dan berbasis literasi matematis agar siswa mampu mengaitkan konsep matematika dengan fenomena kehidupan nyata.
Copyrights © 2025