Latar belakang: Hematokrit merupakan perbandingan jumlah eritrosit dengan volume darah keseluruhan yang dihitung dalam persentase. Kerusakan eritrosit dapat menyebabkan berbagai perubahan pada parameter hematologi, termasuk hematokrit. Hematokrit yang mengukur proporsi sel darah merah dapat mengalami penurunan jika ada kerusakan eritrosit yang signifikan, karena jumlah sel darah merah berkurang. Tujuan: Untuk mengetahui adakah perbedaan kadar hematokrit sampel darah segera dan tunda dengan hematology analyzer di UTD PMI Surabaya tahun 2025. Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu observasional analititik yang bersifat komparatif . Penelitian ini membandingkan hasil kadar hematokrit sampel darah segera dan tunda menggunakan alat hematology analyzer dengan 38 sampel darah sebagai bahan pemeriksaan. Hasil: Hasil analisis uji statistik dengan paired T-test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil kadar hematokrit pada pemeriksaan sampel darah segera (0 jam) dan Tunda (6 jam) dengan hematology analyzer mendapatkan nilai sign (2-tailed) = 0.379 yang berarti nilainya lebih besar dari nilai signifikansi α 0.05 atau p ˃ α (0.379 ˃ 0.05) maka Ha ditolak dan H0 diterima. Sehingga hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil kadar hematokrit sampel darah segera dan tunda dengan hematology analyzer. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan kadar hematokrit sampel darah segera (0 jam) dan tunda (6 jam) dengan hematology analyzer di UTD PMI Surabaya Tahun 2025.
Copyrights © 2025