Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Vol 25, No 2 (2025): December

Inheritance Rights in Unregistered Marriage in the Digital Era: Between Fiqh Munākaḥāt and Indonesian Positive Law

Wirna, Wirna (Unknown)
Nelli, Jumni (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2025

Abstract

Di era digital tahun 2025 , fenomena Nikah siri telah membawa tantangan baru bagi hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Berdasarkanfiqh munakahat, pernikahan siri tetap sah apabila rukun nikah terpenuhi, sehingga istri dan anak memiliki hak waris penuh. Hukum negatif dari Kompilasi Hukum Islam (KHI) menjadikan hak waris karena pencatatan resmi tidak ada, sehingga anak didakwa sebagai anak luar kawin dan istri tidak diakui sebagai ahli waris. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif komparatif dengan menganalisis sumber primer (Al-Qur'an, hadis, KHI, putusan Mahkamah Konstitusi) dan sekunder (jurnal fiqh dan hukum keluarga terbaru 2024–2025)..dengan menelaah dua sumber yaitu : pertama (Al-Qur’an , hadist, dan KHI) dan kedua (jurnal fiqih dan hukum keluarga) . Hasil kajian  .menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara KHI yang bersifat permisif dan fiqih yang bersifat restriktif , terutama jika menyangkut kitab - kitab digital seperti berkas video atau kitab elektronik yang belum disahkan oleh para pemuka agama.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Kutubkhanah

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

Kutubkhanah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sejak tahun 1998. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Kutubkhanah memuat kajian-kajian sosial keagamaan sebagai hasil atau ...