Kualitas yang kurang baik sehingga diperlukan suatu penelitian terkait Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk mengetahui berapa besar kebutuhan air bersih yang harus disediakan untuk Desa Kenerak dan perancangan pemipaan sistem penyediaan air besih dengan memanfaatkan sumber air bersih Sungai Lingkau dari Bukit Merigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Sungai Lingkau sebagai sumber air bersih bagi penduduk di Desa Kenerak berdasarkan syarat kualitas, kuantitas dan kontinuitasnya dari hasil survey dan analisis serta merancang pipa pengaliran air Sungai Lingkau (pipa transmisi) untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Metode yang digunakan untuk mengetahui ketersediaan air Sungai Lingkau adalah Metode Mock. Sedangkan perancangan sistem pengaliran air bersih pipa transmisi menggunakan perangakat lunak EPANET. Dari analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa Sungai Lingkau dapat dijadikan sumber air bersih karena (a) Ketersediaan airnya yang dinyatakan dalam nilai debit andalan 99% rata-rat sebesar 9,52 liter/detik dan dapat mencukupi kebutuhan air penduduk desa Kenerak yang besarnya 5,96 liter/detik. Hasil rancangan jaringan pipa transmisi menggunakan pipa HDPE berdiameter 125-250 mm dengan elevasi tertinggi 90 m didapat pressure tertinggi 58,33 m dan terendah 19,95 m, Velocity tertinggi 0,85 m/s dan terendah 0,42 m/s, serta unit headloss tertinggi 6,91 m/km dan terendah 0,85 m/km. oleh karena itu semua persyaratan seperti preasure (10-100) m, velocity (0,3-3) m/s, dan unit headloss maksimal 10 m/km sudah terpenuhi sehingga menunjukan bahwa pipa transmisi yang dirancang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Kenerak dengan panjang total pipa 3,12 km.
Copyrights © 2025