Transportasi merupakan salah satu masalah utama di Kota Pontianak, terutama kemacetan akibat peningkatan jumlah penduduk dan kendaraan yang memicu tingginya mobilitas. Simpang stagger di Jalan Karya Baru sering mengalami kepadatan, khususnya di lengan menuju Jalan Karya Baru I dan II. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji kinerja lalu lintas pada kondisi eksisting dan proyeksi lima tahun ke depan menggunakan PKJI 2023 dan software VISSIM, serta menawarkan alternatif penanganan. Data penelitian terdiri atas data primer berupa survei lapangan (geometri jalan, volume lalu lintas, dan kecepatan kendaraan) serta data sekunder dari literatur, peta, jumlah penduduk, dan jumlah kendaraan. Data diolah menggunakan Microsoft Excel, kemudian dianalisis dengan PKJI 2023 dan VISSIM. Hasil menunjukkan volume tertinggi terjadi pada 8"“9 Desember 2024. Pada kondisi eksisting, PKJI menghasilkan tundaan 10,81 detik (Segmen A) dan 9,72 detik (Segmen B), sedangkan simulasi VISSIM menunjukkan tundaan lebih tinggi, yaitu 17,76 detik (LOS C) dan 13,98 detik (LOS B). Proyeksi lima tahun ke depan menunjukkan peningkatan tundaan hingga LOS D. Alternatif penanganan berupa pelebaran lajur menjadi 4,5 meter mampu menurunkan tundaan menjadi 22,86 detik (LOS C) di Segmen A dan 12,53 detik (LOS B) di Segmen B. Kata kunci: kinerja lalu lintas, simpang stagger, PKJI 2023, VISSIM, pelebaran lajur
Copyrights © 2025