Abstrak: Anak sindrom Down memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan rongga mulut yang buruk. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh, gangguan motorik, gangguan kognitif dan kepeduluan ibu. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepedulian ibu yang dapat dilihat berdasarkan pengetahuan dan perilaku ibu terhadap status kesehatan rongga mulut anak Sindrom Down usia 6-12 tahun. Metode: Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 30 anak sindrom Down dan POTADS ( Persatuan Orang Tua Anak Down Sindrom) di Yogyakarta dan Kebumen. Kepedulian ibu berdasarkan tingkat pengetahuan dan perilaku Ibu. Pengetahuan dan perilaku ibu di ukur menggunakan kuesioner skala Guttman yang di kembangkan dari penelitian Arnela Nur. Status kesehatan rongga mulut anak diukur dengan gingival index (GI) dan patient hygiene perfomance indeks (PHP). Data dianalisis dengan uji correlation Sperman dan regresi linier berganda pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: menunjukkan hubungan bermakna antara perilaku ibu dengan GI (r=0,57; p<0,05), PHP (r=0,74; p<0,05) dan pengetahuan ibu dengan PHP (r=0,38; p<0,05) sedangkan pengetahuan dengan PHP (r=-0,20; p>0,05) tidak bermakna. Kesimpulan: Tingkat kepedulian ibu berdasarkan pengetahuan ibu menunjukkan hubungan yang lemah terhadap penurunan skor PHP dan tidak memiliki hubungan terhadap penurunan skor GI. Perilaku ibu memiliki hubungan terhadap penurunan skor GI dan PHP, semakin baik perilaku ibu maka akan menurunkan skor GI dan PHP. Kontribusi pengetahuan dan perilaku ibu terhadap GI memiliki nilai R2=0,39 dan Kontribusi pengetahuan dan perilaku ibu terhadap PHP memiliki nilai R2=0,67.
Copyrights © 2025