Permasalahan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga masih menjadi tantangan serius di wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Medokan Ayu, Surabaya. Bank Sampah Cinta Medokan Utara (BSCMU) menghadapi kendala dalam sistem pencatatan manual yang kurang efisien serta rendahnya partisipasi warga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan sampah melalui penerapan sistem informasi e-Green berbasis kecerdasan buatan (AI) dan gamifikasi. Metode pelaksanaan mencakup survei awal, sosialisasi, pelatihan pencatatan digital, implementasi sistem, dan pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital peserta sebesar lebih dari 80% setelah pelatihan, serta meningkatnya akurasi data dan transparansi keuangan bank sampah. Penerapan fitur leaderboard dan poin reward pada sistem gamifikasi terbukti mampu meningkatkan motivasi warga dalam menabung sampah. Kegiatan ini berhasil mendorong kemandirian pengurus dan memperkuat kelembagaan bank sampah, sekaligus mendukung terwujudnya pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026