Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, kreativitas produk, dan efektivitas pemasaran pada Batik Tulis UKM Melati Surabaya. UKM mitra memiliki potensi besar dalam pengembangan batik bermotif khas lokal, namun menghadapi sejumlah permasalahan, yaitu keterbatasan ruang produksi, rendahnya efisiensi proses pencantingan, belum optimalnya diversifikasi produk, serta lemahnya strategi pemasaran digital. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program ini menawarkan solusi berupa inovasi teknologi produksi, pemanfaatan limbah kain, dan penguatan branding digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan aplikatif yang mencakup tiga tahap: (1) persiapan melalui survei awal dan identifikasi kebutuhan mitra, (2) pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, serta (3) evaluasi hasil kegiatan menggunakan instrumen penilaian kepuasan dan observasi kinerja produksi. Tiga jenis pelatihan diberikan, yaitu pembuatan cap batik berbasis teknologi 3D printing dengan material resin tahan panas, produksi merchandise dari limbah kain batik, dan penguatan pemasaran digital melalui optimalisasi media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek utama. Pertama, efisiensi produksi meningkat hingga ±60% melalui penggunaan cap batik resin yang presisi dan tahan lama. Kedua, limbah kain batik berhasil diolah menjadi produk turunan bernilai jual seperti pouch, tote bag, dan syal yang memperkaya lini merchandise UKM. Ketiga, pemasaran digital meningkat melalui reaktivasi akun Instagram dan penerapan strategi visual branding yang lebih konsisten. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 3,75, terutama pada aspek penyampaian materi (3,88). Program ini memberikan dampak keberlanjutan berupa peningkatan kemandirian UKM mitra dalam inovasi produksi, diversifikasi produk, serta manajemen promosi digital yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan daya saing dan positioning merek batik lokal di masa depan.
Copyrights © 2026