Permasalahan banjir merupakan isu lingkungan yang masih sering terjadi, termasuk di Komplek Griya Pesona Minimalis, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Banjir di wilayah ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti curah hujan tinggi, kondisi sungai yang dangkal, tumpukan sampah, serta pembangunan yang tidak memperhatikan tata kelola lingkungan. Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk menerapkan intervensi sosial berbasis partisipasi masyarakat guna mengurangi risiko banjir melalui pendekatan pekerjaan sosial makro. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan di bawah bimbingan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara (BPBD PROVSU). Metode yang digunakan adalah group work dengan tahapan: engagement, assessment, perencanaan, intervensi, monitoring, dan terminasi. Teknik Focus Group Discussion (FGD) dan pohon masalah digunakan untuk menggali penyebab dan solusi dari masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan partisipasi dalam kegiatan gotong royong serta edukasi kebencanaan. Intervensi ini menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan membangun ketahanan lingkungan secara berkelanjutan. Kata Kunci: banjir, intervensi, partisipasi, pemberdayaan, pekerjaan sosial makro
Copyrights © 2025