Penggunaan obat pada masa kehamilan harus mendapat perhatian khusus karena berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan ibu dan perkembangan janin apabila tidak digunakan secara tepat. Masih terbatasnya pemahaman ibu hamil mengenai keamanan obat menjadi salah satu faktor risiko, terutama di wilayah pedesaan dengan akses informasi kesehatan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai penggunaan obat yang aman di Desa Kahuripan, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan dilakukan dalam bentuk promosi kesehatan melalui penyuluhan yang disertai diskusi interaktif dan pemberian leaflet sebagai media pendukung. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post test yang melibatkan 20 responden yang terdiri dari calon ibu, ibu hamil dan ibu menyusui yang mengikuti kegiatan di Posyandu Cempaka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan rendah, sedangkan setelah edukasi terjadi peningkatan signifikan dengan mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik (70%). Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi kefarmasian efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil dan dapat menjadi strategi promotif-preventif untuk mendorong penggunaan obat yang lebih aman selama kehamilan.
Copyrights © 2026