Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan inovasi produk pangan lokal di Dusun Cicurug, Desa indrajaya, Kecamatan Sukaratu Pebiansyah, Anisa; Annissya, Widia Primi; Nuraini, Riska; Septiani, Lutfi Dwi; Dewi, Neng Mirna; Amelia, Dinda; Widiastuti, Selvy; Azizah, Shanty Nur; Oktavia Amir, Dhearlyn Astania; Nabila, Nabila; Hidayah, Ilmy Nurul; Ihsanuddin, Fadlan M.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33899

Abstract

Abstrak Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Dusun Cicurug, Desa Indrajaya, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan wilayah dengan risiko tinggi stunting akibat rendahnya konsumsi pangan bergizi dan kurangnya variasi makanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi gizi dan pemanfaatan inovasi pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi, dan praktik pembuatan makanan berbahan lokal seperti ikan, jagung, bayam, dan ubi jalar. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi (p < 0,05). Produk pangan inovatif seperti Nugget Ikan Nila, Jagung, Bayam dan Pancake Ubi Jalar diterima dengan baik oleh masyarakat. Intervensi ini membuktikan bahwa edukasi gizi berbasis masyarakat dan inovasi pangan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam upaya penurunan angka stunting di tingkat desa. Kata kunci: stunting; edukasi gizi; pangan lokal; inovasi; intervensi masyarakat. Abstract Stunting is a chronic nutritional issue with long-term impacts on children’s growth and development, especially during the first 1,000 days of life. Cicurug Hamlet, located in Indrajaya Village, Tasikmalaya Regency, is a high-risk area for stunting due to low intake of nutritious foods and limited dietary diversity. This program aimed to increase community knowledge through nutrition education and the development of local food innovations as a strategy to prevent stunting. Methods included socialization, education, discussions, and food processing demonstrations using local ingredients such as fish, corn, spinach, and sweet potatoes. Statistical tests showed a significant increase in knowledge after the intervention (p < 0.05). Innovative food products such as Tilapia Fish, Corn, and Spinach Nuggets and Sweet Potato Pancakes were well received by the community. This intervention demonstrates that community-based nutrition education and local food innovation can be effective strategies in reducing stunting at the village level. Keywords: stunting; nutrition; education; local food; innovation; community-based intervention.
Edukasi Penggunaan Obat yang Aman sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Kahuripan Kabupaten Tasikmalaya Alifiar, Ilham; Qoulan T, Zellin; Solihah, Rena Nurul; Insani, Imelda Dwi; Miftahunnajah, Nadhira; Yulis, Yulis; Siti N, Riyan; Handayani, Ratna; Nurdianingsih, Sefi; Zalia P, Syipa; Yuliansyah, Ivan; Nuraini, Riska; Santi S R, Eka; Jakaria A, Reza; Khoeruman N, Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 7 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.229

Abstract

Penggunaan obat pada masa kehamilan harus mendapat perhatian khusus karena berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan ibu dan perkembangan janin apabila tidak digunakan secara tepat. Masih terbatasnya pemahaman ibu hamil mengenai keamanan obat menjadi salah satu faktor risiko, terutama di wilayah pedesaan dengan akses informasi kesehatan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai penggunaan obat yang aman di Desa Kahuripan, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan dilakukan dalam bentuk promosi kesehatan melalui penyuluhan yang disertai diskusi interaktif dan pemberian leaflet sebagai media pendukung. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post test yang melibatkan 20 responden yang terdiri dari calon ibu, ibu hamil dan ibu menyusui yang mengikuti kegiatan di Posyandu Cempaka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan rendah, sedangkan setelah edukasi terjadi peningkatan signifikan dengan mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik (70%). Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi kefarmasian efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil dan dapat menjadi strategi promotif-preventif untuk mendorong penggunaan obat yang lebih aman selama kehamilan.
PENGARUH BRAND AWARENESS DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SORKA INDONESIA DI PLATFORM E-COMMERCE SHOPEE Nuraini, Riska; Mubarok, Dadan Abdul Aziz; Prasetiyo, Wildan Guretno
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid expansion of e-commerce in Indonesia has reshaped consumer purchasing patterns, particularly in the fashion segment such as women’s bags. Sorka Indonesia is a local brand that sells its products on Shopee. However, despite its high rating, thousands of positive reviews, and significant visitor traffic, its sales performance remains suboptimal. This study aims to analyze whether purchasing decisions for Sorka Indonesia products on Shopee are influenced by brand awareness and sales promotion. The study adopts a quantitative approach incorporating descriptive and verificative analyses. A purposive sampling technique was applied to obtain data from 100 respondents, with responses collected through an online questionnaire using a Likert-scale measurement administered via Google Forms. The findings reveal that brand awareness does not have a significant effect on purchasing decisions, whereas sales promotion exerts a positive and statistically significant, although relatively modest, influence. In addition, the joint effect of brand awareness and sales promotion on purchasing decisions is statistically significant, as supported by the results of the F-test. The findings indicate that promotional activities, including discounts, vouchers, and cashback, are significant factors in encouraging consumers to purchase Sorka Indonesia products on the Shopee marketplace.
Etika dan Keamanan Siber dalam Pembelajaran Digital: Solusi Preventif terhadap Dampak Negatif Internet bagi Siswa Febrianti, Rati; Saputri, Lulu; Nuraini, Riska; Amanda, Salsa; Mulia, Suci; Salsabila, Silda; Rachelia, Nandhita; Karamoy, Enjel; Maryati, Sri
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola belajar siswa menjadi lebih terbuka dan berbasis internet. Internet memberikan kemudahan akses informasi yang luas sehingga mendukung pembelajaran yang fleksibel dan mandiri. Namun, penggunaan internet yang tidak diimbangi dengan literasi digital dan pemahaman keamanan siber dapat menimbulkan berbagai risiko, seperti pencurian data, peretasan akun, penyebaran hoaks, cyberbullying, serta kecanduan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya keamanan siber dalam penggunaan internet oleh siswa, mengidentifikasi dampak positif dan negatif internet, serta merumuskan solusi preventif terhadap dampak tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui penguatan literasi digital, penanaman etika berinternet, peran aktif keluarga dan sekolah, serta pemanfaatan teknologi keamanan. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menggunakan internet secara bijak, aman, dan bertanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran.
ANALISIS PERSEPSI GURU TERHADAP KESESUAIAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PAI DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SD Saputri, Lulu; Mulia, Suci; Nuraini, Riska; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.10201

Abstract

This study explores how Islamic Religious Education teachers interpret the relevance of the Learning Outcomes in the Independent Curriculum to the real-life situations of elementary school students. The main focus includes teachers' level of understanding, the suitability of the material to student characteristics, and various challenges and solutions in its implementation. Using a descriptive qualitative approach, data was collected from teachers using in-depth interviews and documentation studies, which were then validated through source triangulation. The findings indicate that teachers view the Learning Outcomes as phase-based competency guidelines that offer flexibility in developing aspects of knowledge, attitudes, and skills in an integrated manner. Although the Learning Outcomes are considered capable of encouraging student engagement, in practice, obstacles still exist in the form of limited facilities and infrastructure, limited internet access, and gaps in teacher competency and differences in student comprehension. To address these issues, educators need to optimize the use of simple learning media, revise teaching methods, and strengthen personal guidance and collaboration between teachers. Ultimately, this study concludes that the successful implementation of the Islamic Religious Education Learning Outcomes does not rely solely on the curriculum but is highly dependent on improving the quality of teacher professionalism accompanied by the provision of adequate facilities and infrastructure. ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi tentang bagaimana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memaknai relevansi Capaian Pembelajaran (CP) dalam Kurikulum Merdeka terhadap kondisi nyata siswa sekolah dasar. Fokus utamanya mencakup tingkat pemahaman guru, kesesuaian materi dengan karakteristik anak didik, serta berbagai tantangan dan solusi dalam implementasinya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dihimpun dari guru dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dan studi dokumentasi, yang kemudian divalidasi melalui triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa guru memandang CP sebagai pedoman kompetensi berbasis fase yang menawarkan fleksibilitas dalam mengembangkan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara terintegrasi. Meskipun CP dianggap mampu mendorong keaktifan siswa, faktanya di lapangan masih ditemukan hambatan berupa keterbatasan sarana dan prasarana, kendala akses internet, serta adanya kesenjangan kompetensi guru maupun perbedaan daya tangkap siswa. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, para pendidik perlu mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran sederhana, merevisi metode mengajar, serta memperkuat bimbingan personal dan kolaborasi antar guru. Pada akhirnya, studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan CP PAI tidak hanya bertumpu pada kurikulum semata, melainkan sangat bergantung pada peningkatan kualitas profesionalisme guru disertai dengan penyediaan sarana prasarana yang memadai.