Keterbatasan lahan pertanian akibat banjir rob di kelurahan Bandengan kota Pekalongan membuat ketahanan pangan menjadi sedikit terganggu. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pertanian seperti sistem hidroponik. Keunggulan sistem hidroponik adalah bercocok tanam tanpa memerlukan lahan yang luas dan dapat dilakukan panen sepanjang tahun, terutama untuk sayuran seperti pakcoy, bayam, kangkong, cabai, tomat dan sebagainya. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yaitu masyarakat usia produktif. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menggunakan penyuluhan, simulasi praktek sampai pendampingan untuk membuat instalasi sistem hidroponik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang sistem hidroponik sebesar 20%. Selain itu, masyarakat kelurahan Bandengan sudah mulai mendapatkan manfaat bercocok tanam dengan hidroponik berupa terpenuhi kebutuhan pangan seperti sayuran. Hasil hidroponik juga sebagian dijual untuk memperoleh manfaat ekonomi. Tindak lanjut dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dimasa akan datang adalah memberikan pemahaman tentang diversifikasi produk hidroponik dan aspek pemasarannya.
Copyrights © 2025