ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan tradisional di Kabupaten Lombok Utara melalui modernisasi teknologi penangkapan ikan dan penguatan kelembagaan kelompok. Mitra terdiri atas 143 nelayan dari lima kecamatan pesisir yang menghadapi keterbatasan penggunaan GPS dan fish finder, lemahnya manajemen organisasi, serta rendahnya akses pelatihan. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap, yaitu pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2025 dan difokuskan pada demonstrasi penggunaan teknologi navigasi serta pendampingan penyusunan struktur kelembagaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait penggunaan GPS dan fish finder, serta terbentuknya kesadaran baru mengenai pentingnya tata kelola kelompok yang akuntabel. Evaluasi selama tiga hari setelah kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa pelatihan relevan dan aplikatif. Program ini memberikan dasar kuat bagi pemberdayaan nelayan secara berkelanjutan dan dapat direplikasi pada wilayah pesisir lain dengan karakteristik serupa. Kata kunci: Nelayan Tradisional, Teknologi Penangkapan Ikan, Kelembagaan, Pemberdayaan, Lombok Utara. ABSTRACTThis community engagement program aims to enhance the capacities of traditional fishers in North Lombok Regency through the modernization of fishing technology and the strengthening of group institutional management. The partners consisted of 143 fishers from five coastal districts who faced limited use of GPS and fish finders, weak organizational management, and minimal access to training. The implementation consisted of three stages: pre-implementation, implementation, and evaluation. The main training was conducted on 30 October 2025, focusing on hands-on demonstrations of navigation technology and guidance on organizational structuring. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of GPS and fish finder operations, accompanied by increased awareness of accountable group governance. A three-day evaluation showed that most participants found the training relevant and applicable. This program provides a strong foundation for sustainable fisher empowerment and offers a replicable model for other coastal communities with similar characteristics. Keywords: Traditional Fishers, Fishing Technology, Institutional Strengthening, Empowerment, North Lombok.
Copyrights © 2025