Penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan salah satu permasalahan serius yang menghambat upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Dana BOS yang seharusnya menjadi penopang utama dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pemenuhan kebutuhan operasional sekolah, kerap diselewengkan melalui berbagai praktik seperti laporan fiktif, mark-up anggaran, hingga penggunaan dana yang tidak sesuai ketentuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kasus dan kajian pustaka untuk menganalisis bentuk pelanggaran, faktor penyebab, serta dampak penyalahgunaan dana BOS terhadap dunia pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan dana BOS dipicu oleh tekanan kebutuhan sekolah akibat keterbatasan anggaran, lemahnya pengawasan internal, serta rendahnya integritas sebagian pengelola sekolah. Dampaknya meliputi menurunnya kualitas pembelajaran, kerugian finansial bagi negara dan masyarakat, erosi kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan, penurunan moral pengelola sekolah, serta terhambatnya pencapaian tujuan pendidikan nasional. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dalam pengelolaan dana BOS untuk memastikan bahwa dana publik tersebut benar-benar digunakan sesuai tujuan guna mendukung pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Copyrights © 2026