Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember

Analisis Perdagangan Internasional di Era Digital dalam Prespektif Islam

Khoirul Anam (Unknown)
Muhammad Nauval Asy Syafiq (Unknown)
Mariatul Qiptiyah (Unknown)
Bima Putra Perdana (Unknown)
Mohammad Nazril Maulana Hasan (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2025

Abstract

Perdagangan internasional kini didominasi oleh transformasi digital dengan nilai global mencapai rekor US$ 33 triliun, di mana ekspor layanan digital menjadi motor penggerak utama. Namun, percepatan ini memicu tantangan baru dalam perspektif syariah, khususnya terkait ketidakpastian (gharar), keamanan data, dan keadilan transaksi yang sering terabaikan demi maksimalisasi laba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data sekunder dikumpulkan dari laporan perdagangan global (WTO) dan dianalisis secara kritis menggunakan kerangka normatif hukum Islam (fiqh muamalah) untuk menilai kesesuaian praktik perdagangan digital dengan prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam perdagangan internasional pada dasarnya adalah mubah (boleh) dan dapat menjadi sarana (wasilah) untuk mencapai kesejahteraan (falah). Penerapan teknologi seperti blockchain dan smart contracts terbukti efektif dalam menghapus asimetri informasi dan menjamin transparansi rantai pasok, yang sejalan dengan prinsip penghapusan gharar. Disimpulkan bahwa perdagangan digital yang ideal dalam Islam harus menegakkan keadilan distributif, transparansi akad, dan perlindungan konsumen untuk menciptakan ekosistem ekonomi global yang inklusif dan berkeadilan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

menulis

Publisher

Subject

Other

Description

Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan ...