Penelitian ini menganalisis implementasi peran dan tanggung jawab profesional Assistant Director 3 dalam ekosistem produksi film nasional, dengan fokus pada film Setetes Embun Cinta Niyala produksi Umbara Brothers Film. Melalui kerangka Riset dan Pengembangan Profesi, laporan ini mengevaluasi alur kerja departemen penyutradaraan mulai dari tahap pra-produksi hingga produksi, termasuk manajemen pemeran tambahan (extras), koordinasi lintas departemen, dan penyusunan master breakdown. Metodologi yang digunakan adalah observasi partisipatif melalui program magang mahasiswa Institut Seni Indonesia Padang panjang. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas operasional Assistant Director 3 sangat bergantung pada ketangkasan komunikasi interpersonal dan pemahaman teknis terhadap visi sutradara. Penelitian ini juga menyoroti sinergi antara kurikulum akademis dan standar industri film modern, serta tantangan adaptasi teknis di lapangan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pengalaman lapangan untuk memitigasi hambatan manajerial guna mencapai kualitas produksi yang optimal sesuai target pasar global seperti platform streaming internasional.
Copyrights © 2025