Voluntary counseling and tasting (VCT) merupakan salah salah satu strategi pencegahan penanggulanan HIV/AIDS yang dinilai cukup efisien. Cakupan pemanfaatan VCT di Puskesmas Srandakan Bantul dari tahun 2019 ke 2020 mengalami penurunan sebanyak 957 kunjungan. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan angka penurunan tersebut, salah satu faktor terpentingnya adalah pengetahuan remaja itu sendiri. Apabila pengetahuan remaja terkait pemanfaatan VCT rendah maka angka kejadian HIV/AIDS meningkat. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan pengetahuan HIV/AIDS dengan pemanfaatan Voluntary Counseling and Tasting pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Srandakan Bantul. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu 150 remaja. Alat ukur menggunakan kuesioner Pengetahuan HIV/AIDS dan Pemanfaatan Voluntary Counseling and Tasting. Teknik analisa data menggunakan Kendal Tau. Hasil: Menunjukkan bahwa pengetahuan pada remaja mayoritas memiliki pengetahuan kurang sebanyak 136 remaja (90,7 %). Mayoritas responden tidak memanfaatkan VCT sebanyak 137 remaja (91,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikan 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan HIV/AIDS dengan pemanfaatan voluntary counseling and tasting pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Srandakan Bantul.
Copyrights © 2026