Kekerasan berbasis gender (gender-based violence/GBV), khususnya kekerasan oleh pasangan intim (intimate partner violence/IPV) selama kehamilan, merupakan masalah serius yang berdampak langsung pada komplikasi obstetrik, kesehatan mental ibu, dan hasil neonatal.Tujuan penelitian ini untuk mensintesis bukti terkini mengenai efektivitas berbagai pendekatan komunitas dalam mencegah dan menurunkan angka GBV pada wanita hamil, serta mengidentifikasi komponen intervensi yang paling berkontribusi terhadap perbaikan hasil. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap studi empiris terbaru yang mengevaluasi intervensi komunitas, termasuk mobilisasi masyarakat, pendidikan kelompok partisipatif, kunjungan rumah terpadu, dukungan sebaya, dan program pemberdayaan ekonomi. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi komunitas yang bersifat multisektoral, berfokus pada perubahan norma sosial, dan melibatkan laki-laki secara aktif memberikan dampak paling menjanjikan dalam penurunan GBV. Namun demikian, bukti yang secara spesifik meneliti populasi wanita hamil masih terbatas dan menunjukkan heterogenitas dalam rancangan penelitian maupun hasil. Temuan ini menekankan perlunya penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat serta integrasi pendekatan komunitas ke dalam praktik kebidanan untuk meningkatkan pencegahan dan penanganan GBV selama kehamilan.
Copyrights © 2025