Kelapa merupakan komoditas unggulan yang melimpah di Desa Korleko Selatan, sehingga memiliki potensi lokal yang penting untuk dikembangkan. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah sabut kelapa, yang berpotensi diolah menjadi cocopeat sebagai media tanam ramah lingkungan. Pemilihan cocopeat didasarkan pada karakteristiknya yang mampu menyerap dan menyimpan air dengan baik, meningkatkan aerasi tanah, serta mendukung pertumbuhan akar tanaman. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram, dilakukan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat dalam pengolahan sabut kelapa menjadi media tanam. Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan limbah sabut kelapa agar memiliki nilai tambah, sekaligus memperkenalkan alternatif media tanam yang dapat digunakan untuk pertanian skala rumah tangga maupun usaha hortikultura. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa cocopeat efektif meningkatkan retensi air dan sirkulasi udara dalam tanah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman lebih optimal. Selain manfaat ekologis berupa pengurangan limbah sabut kelapa, pemanfaatan cocopeat juga memberikan nilai edukatif bagi masyarakat serta membuka peluang peningkatan ekonomi melalui pemasaran produk media tanam tersebut. Dengan demikian, pemanfaatan sabut kelapa menjadi cocopeat memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat Desa Korleko Selatan.
Copyrights © 2025