Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI COCOPEAT SEBAGAI MEDIA TANAM RAMAH LINGKUNGAN DI DESA KORLEKO SELATAN Jurnal Wicara; Yadnya, Made Sutha; Manzis, Haeki; Maharani, Baiq Faridha Aulya; Mayori, Elsya; Lestari, Dwi; Wardhana, Lalu Diandra Surya; Dewi, Nur Ariza Kurnia; Zahara, Risna Putri; Alfathya, Roro Ranti Dea; Saputri, Miranti Wulan; Putri, Nanda Febriyani; Nursuha, Nabilah Putri
Jurnal Wicara Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/z4th7j76

Abstract

Kelapa merupakan komoditas unggulan yang melimpah di Desa Korleko Selatan, sehingga memiliki potensi lokal yang penting untuk dikembangkan. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah sabut kelapa, yang berpotensi diolah menjadi cocopeat sebagai media tanam ramah lingkungan. Pemilihan cocopeat didasarkan pada karakteristiknya yang mampu menyerap dan menyimpan air dengan baik, meningkatkan aerasi tanah, serta mendukung pertumbuhan akar tanaman. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram, dilakukan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat dalam pengolahan sabut kelapa menjadi media tanam. Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan limbah sabut kelapa agar memiliki nilai tambah, sekaligus memperkenalkan alternatif media tanam yang dapat digunakan untuk pertanian skala rumah tangga maupun usaha hortikultura. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa cocopeat efektif meningkatkan retensi air dan sirkulasi udara dalam tanah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman lebih optimal. Selain manfaat ekologis berupa pengurangan limbah sabut kelapa, pemanfaatan cocopeat juga memberikan nilai edukatif bagi masyarakat serta membuka peluang peningkatan ekonomi melalui pemasaran produk media tanam tersebut. Dengan demikian, pemanfaatan sabut kelapa menjadi cocopeat memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat Desa Korleko Selatan.
Studi perbandingan hukum pidana pencurian dalam sistem hukum Indonesia dan Irlandia Saputri, Miranti Wulan; Fanggi, Prandy Arthayoga Louk
Juridische : Jurnal Penelitian Hukum Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT Satya Pertama Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk kejahatan yang masih sering ditemukan dalam masyarakat adalah pencurian. Indonesia sebagai negara dengan keberagaman suku dan etnis, yang masing-masing memiliki karakteristik dan kebiasaan berbeda, menjadikan pengawasan terhadap tindak kejahatan terutama pencurian sebagai hal yang penting. Tidak hanya di Indonesia, negara Irlandia pun menghadapi persoalan serupa terkait tindak pidana ini. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah mengkaji kesamaan serta perbedaan dalam tindak pidana pencurian berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia dan peraturan pidana dalam sistem hukum Irlandia. Metode penelitian yang digunakan bersifat yuridis normatif, dengan mengandalkan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan logika deduktif untuk menarik kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa persamaan antara kedua sistem hukum terletak pada cara pencurian dilakukan, dampak kerugian yang ditimbulkan, sifat kejahatannya, dan motivasi pelaku. Namun, perbedaan utama meliputi sistem hukum yang digunakan, sanksi pidana yang diterapkan, jumlah pasal yang mengatur, perbedaan penerapan ketentuan hukum, serta adanya hukuman berupa pencabutan hak di Indonesia. Kesimpulan pokok dari studi ini adalah bahwa sistem hukum pidana yang dianut Indonesia dan Irlandia sangat berbeda secara fundamental Indonesia menggunakan sistem hukum civil law, sedangkan Irlandia menganut sistem hukum common law.