Penelitian ini mengevaluasi strategi manajemen hubungan masyarakat (humas) di SMK PGRI 3 Nganjuk dan kontribusinya terhadap pembentukan citra sekolah menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode kualitatif dengan studi kasus melibatkan kepala sekolah, humas, tata usaha, wali murid, dan masyarakat sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan konteks sekolah membutuhkan penguatan citra dengan struktur humas yang jelas. Namun, keterbatasan anggaran dan sumber daya (input) menghambat optimalisasi program. Proses publikasi digital mulai meningkat tetapi tidak konsisten akibat tumpang tindih tugas dan minim perangkat. Produk humas meningkatkan engagement di media sosial dan hubungan dengan industri, meski belum terukur kuantitatif. Kesimpulannya, strategi humas berdampak positif pada citra sekolah, namun perlu penguatan dukungan anggaran, profesionalisasi SDM, dan evaluasi berbasis data untuk hasil lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025