Ketahanan pangan merupakan agenda strategis nasional yang memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas harga beras sebagai komoditas utama di Indonesia. Penelitian ini meramalkan harga beras premium untuk 36 bulan ke depan dengan membandingkan empat model tren runtun waktu: linear, quadratic, exponential, dan linear seasonal menggunakan indikator MAPE, MSD, dan MAD. Hasil analisis menunjukkan bahwa model linear musiman memiliki tingkat akurasi tertinggi dengan nilai MAPE sebesar 3,46%, MSD 0,30, dan MAD 0,42. Ramalan menunjukkan kenaikan harga dari Rp14.739/kg pada Januari 2025 menjadi Rp19.310/kg pada Desember 2027. Kenaikan berkelanjutan ini mengindikasikan tekanan inflasi pangan yang bersifat struktural sehingga diperlukan strategi seperti penguatan kelembagaan pangan, modernisasi pertanian, peningkatan efisiensi logistik, dan pemanfaatan data peramalan musiman untuk menjaga stabilitas harga serta mendukung pencapaian SDG 2, 8, 12, dan 13.
Copyrights © 2025