Penguatan citra wisata dan inovasi ekonomi lokal menjadi fondasi yang kuat untuk mewujudkan Desa Siwalan yang berdaya, produktif, dan ekonomi berkelanjutan. Belum optimalnya pengelolaan taman Belik Umbul menjadi permasalahan tersendiri bagi desa sehingga pengabdian ini mempunyai tujuan optimalisasi dengan program kerja yaitu, 1) revitalisasi, 2) branding, 3) promosi media digital dan sosial, serta 4) edukasi literasi digital, upaya ini sebagai pengembangan potensi wisata desa. Metode Pelaksanaan adalah Participatory Action Research dengan tahapan yaitu 1) mengetahui kondisi sebenarnya, 2) memahami masalah, 3) merencanakan pemecahan masalah, 4) melakukan aksi pemecahan masalah, dan 5) perubahan. Kebaruan adalah pada pengembangan identitas khas desa berbasis potensi lokal dan budaya yaitu taman Belik Umbul, yang belum dilakukan secara terstruktur diwilayah sekitarnya, sehingga terwujud diferensiasi unik ditengah homogenitas desa-desa lain. Perubahan yang terjadi adalah penataan taman bunga, spot foto kreatif, serta perbaikan sarana pemancingan yang membawa perubahan signifikan pada daya tarik wisata, selanjutnya melalui branding yang tepat, taman Belik Umbul berpotensi menjadi ikon wisata desa sekaligus mendorong pengembangan UMKM produk lokal, dan promosi digital menjadikan publikasi merek semakin luas jangkauan informasi kepada khalayak. Sinergi antara potensi lokal dan strategi pembangunan berkelanjutan (SDGs) menjadi kunci terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat Desa Siwalan.
Copyrights © 2025