Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The importance of Digital-based Payment Management Knowledge for MSME Drivers: a Study of Financial Literacy Jenita Jenita; Amrih Yuwono; Tutik Heriana; Susantriana Dewi; Mila Diana Sari
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.4694

Abstract

Along with the demands of an increasingly modern world, productivity and efficiency services are also demanded in all circles, including those who drive the medium-sized business economy. One of the most phenomenal currently implementing all human business activities is digital payment technology in serving their business. The author believes that the effectiveness resulting from the burning of various digitals in the management of small MSMEs can lead the business to be profitable and sustainable. So to whiten and complete the discussion of this call to prayer, we have conducted a series of data testing and interpretation of the data analysis with high validity and reliability. The literature sources we found were electronic digestion of many publications, especially books, scientific articles, and relevant website information to answer the hypothesis of this study. So, based on the data analysis and discussion, we can summarize the importance of knowledge and experience in managing digital technology-based payments for those who drive the small business economy, which is now constantly competing. Confidence in the effectiveness of using payments in this way has been proven and has been recommended by experts, as we mentioned in the results and discussion sections. It is hoped that this finding will also enrich scientific knowledge, especially digital-based payments for small business drivers in the country.
PENDAMPINGAN DOSEN KEPADA TENAGA KEPENDIDIKAN UNMER PONOROGO SELAMA PPKM (PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT) DI MASA PANDEMI COVID-19 Tutik Heriana; Sunarso Sunarso; Maria Yosepin Endah Listyowati; Dendy Eta Mirlana; Mai Puspadyna Bilyastuti
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 2 No. 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.585 KB)

Abstract

The campus world in responding to the COVID-19 pandemic storm is also not much different from other agencies, there are those who think that covid does exist, some think that covid is just a lie. Of course, it is a separate homework for the campus world, which consists of academics, lecturers and education staff, in color to face problems that can be said to be trials that are not easy, or not easy. The problem is that it has not been maximally socialized about the handling of prevention of health problems evenly and PPKM throughout the education staff of Unmer Ponorogo. In addition, the psychological and economic readiness of several education personnel with the storm of the covid pandemic, as well as employees who themselves and their families have been attacked by Covid-9 (Positive Covid 19). In this activity using the PAR (Participatory Action Research) method by being problem solving, providing socialization and engaging in direct assistance. The Pangabdi team from the Lecturer group at the Merdeka University, Ponorogo, realized that in dealing with the storm of the COVID-19 pandemic, we had to work hand in hand with educational staff so that we could get through these difficult times together. Not only is it an obligation, but without the spirit of devotion that exists in the Tri Dharma of Higher Education, it is not necessarily the movement of this group of lecturers to apply elsewhere.
PENDAMPINGAN MITIGASI RISIKO EKONOMI KELOMPOK PETANI PORANG DI DESA MRAYAN KECAMATAN NGRAYUN PONOROGO Imam Fauzan; Tutik Heriana; Suyani Suyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v2i1.1008

Abstract

The people of Mrayan village, Ngrayun sub-district, are mostly farmers where the Ngrayun people have triumphed with their cloves, and for now and the previous few years they have been empowered with people's porang and pine resin. People began to pay attention to this plant after knowing the exorbitant price. Here Porang is often dubbed the Golden Earth of Ngrayun. The service team from Unmer Ponorogo is directly targeting risk mitigation because this has a big impact on the financial sustainability of porang farmers, the risk of loss if not handled properly can certainly have an impact on the economic life of the individual porang farmers. In this activity the team used the PAR (Participatory Action Research) method. In this case, the service team acts as a companion and facilitator who must understand the characteristics and needs of the community. On the other side of the beneficiaries, namely the community, there is encouragement from partners who add enthusiasm and a completely new thought for them is an injection of energy that makes them more confident, growing and progressing. The potential of the existing community with additional knowledge from the academic community to better keep up with the times with technological information that continues to develop, both regarding the porang plant or the science that supports the success of its business to become more advanced. You can also get additional information about other people's experiences, other regions as well as the development of porang plants nationally.
Dominasi Kebanggan Merek Dalam Pilihan Keputusan Pembelian Produk IT (Informasi Teknologi) Heriana, Tutik; Sudyantara, Smitha Catur; Santika, Ilham Yuda
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.732 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1181

Abstract

Konsumen atau masyarakat memiliki kecenderungan untuk menggunakan produk terutama IT lebih pada merek yang sudah terkenal. Ataupun merek yang sesuai dengan kesan pemakaian dan pengalaman pribadi yang dialami.  Selain itu juga mendapatkan referensi dari pengalaman orang lain karena menggunakan merek tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode descriptive survey untuk menggambarkan perilaku variabel dan metode explanatory survey untuk menguji hipotesis. Tipe investigasi yang digunakan adalah kausalitas untuk hipotesis, yaitu tipe penelitian yang menyatakan adanya hubungan sebab akibat antara independent variable, dalam hal ini atribut produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian. Unit analisis dari penelitian ini adalah individu yang artinya, para konsumen/ pembeli produk IT di outlet Matha Computer Hebat. Dilihat dari time horizon-nya, penelitian ini bersifat cross sactional, yaitu informasi dari sebagian populasi (sampel responden) dikumpulkan langsung di tempat kejadian secara empirik, dengan tujuan untuk mengetahui pendapat dari sebagian populasi terhadap objek yang sedang diteliti. Pada kenyataannya dominasi kebanggaan merek memiliki dampak yang kuat terhadap loyalitas masyarakat terhadap merek produk IT yaitu Lenovo pada laptop dan Epson untuk printer. Prioritas pembelian konsumen yang loyalitasnya tinggi adalah tidak terpengaruh oleh berbagai tawaran promosi dan harga merek lain tetapi berdasarkan pengalaman dan pengetahuan terhadap kualitas dan kehandalan merek yang dipilih.
Membangun Masyarakat yang Mandiri, Kreatif dan Religius Heriana, Tutik; Sunarso, Sunarso; Mulyanto, Takim; Wijaya, Andik; Subagyo, Anton; Wulandari, Risky; Sugeng, Sugeng
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.044 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1350

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan bukan hanya dengan cara memberi sesuatu kepada masyarakat dan masyarakat hanya menerima apa yang diberikan oleh pengabdi tanpa melakukan apapun. Pengabdian masyarakat jauh lebih dari itu, pengadian masyarakat dilakukan untuk 'mengubah' pola pikir masyarakat agar menjadi mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada. Metode pengabdian dengan menggunakan PAR (Participatori Action Research). Sedangkan Metode pelaksanakan dengan partisipatif, demonstrasi, pelatihan dan praktek. Atas dasar analisis situasi awal yang didapatkan dari survey pendahuluan bahwa masyarakat desa Pijeran, kecamatan Siman, kabupaten Ponorogo membutuhkan motivasi stimulan terhadap ide-ide usaha untuk meningkatkan kreatifitas serta mendatangkan tambahan penghasilan bagi masyarakat desa tersebut. Yang dimaksud kreatif adalah menciptakan ide atau gagasan baru yang mampu menghasilkan produk baru yang belum ada sebelumnya dan bisa digunakan oleh masyarakat sehingga bisa lebih mandiri secara finansial. Secara paralel juga diperlukan upaya peningkatan kapasitas kerohanian masyarakat melalui kegiatan berbasis agama. Tim pengabdi berusaha mendorong masyarakat untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai religius, kreatif dan kemandirian sebagai modal dasar dalam pembangunan desa. Menumbuhkembangkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi diri dan lingkungan. Meningkatkan kolaborasi antara warga dan pihak lain agar tercipta percepatan pembangunan.
Pola Penundaan Angsuran Kredit dalam Peningkatan Kapasitas Usaha di Masa Pandemi Covid-19 Bagi Nasabah Dana Bergulir Pelaku UMKM Yuwono, Amrih; Sudyantara, Smita Catur; Dianasari, Mila; Heriana, Tutik; L, Ayu Oktavia
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.579 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i2.1636

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan pola penundaan angsuran kredit dana bergulir dalam peningkatan kapasitas usaha di masa pandemi covid19 bagi nasabah pelaku UMKM kabupaten Pacitan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengambilan sampel yaitu convienence sampling. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pada kenyataannya pola penundaan kredit dana bergulir memberikan pengaruh yang besar terhadap aspek psikologis dan lebih memahami kondisi kemampuan ekonomi pelaku UMKM yang merupakan nasabah dana bergulir. Namun tidak secara langsung meningkatkan kapasitas usaha karena kondisi ekonomi dan transaksi masyarakat yang menurun. Skema penundaan kredit seperti dana bergulir lebih tepat dimasa pandemi dibandingkan dengan skema bank umum karena nasabah tidak membayar angsuran selama jangka waktu yang ditetapkan yaitu empat bulan tanpa sanksi atau pinalti bunga tambahan atau menambah jumlah pokok pinjaman.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCA PANDEMI COVID 19 BERBASIS BINA MANUSIA DAN BINA LINGKUNGAN Muhammad Achwan; Tutik Heriana; Takim Mulyanto; Fista Herry Nooryanto; Darmawan Darmawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16406

Abstract

Bina lingkungan di Kelurahan Tambakbayan dengan mewujudkan bersih lingkungan ersama partisipatif warga sekitar di lokasi agar tetap menjalankan tugas menjaga lingkungan. Bina Manusia dengan meningkatkan partisipasi warga agar ikut terlibat dalam kegiatan senam sehat sebagai sarana meningkatkan imun dan mengadakan penyuluhan perbankan tentang pengetahuan pinjaman online pasca pandemic covid 19. Metodologi dengan PAR (Participatory Action Research) pendekatan PRA (Participatory rural Apraisal) yang mana cara memahami tempat dengan belajar dari, untuk dan ersama masyarakat. Evaluasi dan Monitoring juga telah dilakukan dengan peran serta dari masyarakat juga yaitu untuk Bersih Lingkungan dan Senam Sehat mengalami penurunan tidak signifikan dari tahun-tahun sebelumnya, sedangkan tempat sampah lingkungan mengalami kenaikan secara signifikan. Untuk kegiatan penyuluhan perbankan dilakukan pre test dan post test sebelum dan sesudah adanya kegiatan. Ada perubahan signifikan mengenai penambahan pengetahuan, kewaspadaan, Jejaring dengan perbankan, Informasi Teknologi. Masih Dibutuhkan peran penting dari pengabdi lainnya dari mitra kegiatan untuk tetap membangkitkan semangat bina lingkungan dan senam sehat agar tetap selalu kontinyu dilakukan warga masyarakat dan tidak mengalami penurunan. Penyuluhan Perbankan mengenai pinjaman online untuk diperluas target sasarannya kepada seluruh masyarakat kelurahan bukan hanya kelompok kecil masyarakat
Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa: Kompetensi Aparatur, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Sistem Pengendalian Internal Rizqi Rahmawati; Tutik Heriana; Mila Diana Sari; Susantriana Dewi; Nauva Almas
Jurnal Minfo Polgan Vol. 12 No. 1 (2023): Artikel Penelitian 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v12i1.12881

Abstract

Peran penting Undang-Undang Desa (UU Desa) dalam pembangunan desa di Indonesia telah sesuai dengan tujuan, dan menempatkan desa sebagai subyek pembangunan. Misalnya melalui pembangunan ekonomi lokal seperti membangun BUMDes, pembangunan desa wisata sehingga dapat mengangkat perekonomian masyakat desa. Permasalahan yang muncul adalah dengan besarnya dana desa yang diperuntukan setiap desa di seluruh Indonesia, menyebabkan dana desa menjadi sorotan dan pantauan banyak pihak terkait kelemahan potensi penyalahgunaan dalam pengelolaannya. Berdasarkan konteks masalah yang telah diuraikan, penelitian ini dirancang untuk lebih mendalam menginvestigasi dampak dari akuntabilitas dan kompetensi aparat desa terhadap efektivitas pengelolaan dana desa melalui penerapan Sistem Pengendalian Internal (SPI). Selain dari masyarakat terdapat juga Satuan Pengawas Internal (SPI) yang dibentuk untuk melakukan pengawasan keuangan desa. Dalam analisis data dan pengujian dalam penelitian ini, digunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Model PLS mendefinisikan variabel laten sebagai gabungan linier dari indikator. Model luar (outer model) dalam penelitian ini akan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak Smart-PLS 3.0. Berdasarkan penelitian menyatakan hubungan bahwa kompetensi aparatur terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa memiliki hasil positif namun tidak signifikan, dan hasil positif dan signifikan merupakan hasil pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap akuntabilitas dana desa. Pengaruh Efektivitas Sistem Pengendalian Internal (SPI) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap tingkat akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.
Penguatan Desa Model Smart Village Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Mai Puspadyna Bilyastuti; Suyani; Agus Suryanto; Tutik Heriana; Imam Nawawi; Asyifa’u Yuanita
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3557

Abstract

ABSTRACT The smart village model is one of the E-Government developments at the village level and is understood as an effort to empower, strengthen institutions and improve the welfare of rural communities by utilizing information technology. This service was carried out in Tugu Village, Mlarak District, Ponorogo Regency. The implementation of services at the Tugu Village office uses adequate IT equipment and the internet network is accessible in every hamlet, however in terms of disseminating public information regarding village profiles, village potential and village activities, social media such as YouTube has not been utilized. The results of this service activity are (1) creating a YouTube account and village profile as a means of disseminating information quickly, easily and effectively, (2) Installing online surveillance cameras (CCTV) around the village office and village hall. (3) increasing knowledge, especially PKK Akademia in making interesting videos to upload on social media (YouTube), (4) Increasing knowledge of using online surveillance cameras (CCTV) on smartphones.
MENINGKATKAN KETRAMPILAN PUBLIC SPEAKING IBU-IBU PKK DENGAN PELATIHAN TEKNIK DASAR PEMBAWA ACARA (MASTER OF CEREMONY) Tutik Heriana; Darmawan Darmawan; Ester Kristanti; Puput Septyana; Alfan Khoirul Fatta Fatta; Risky Wulandari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21748

Abstract

Berbicara di depan umum adalah soft skill dimana bukan hanya sekedar berbicara yang bisa dilakukan oleh semua orang. Membutuhkan suatu ketrampilan khusus untuk berbicara dimuka umum baik di dalam dunia kerja, dunia hiburan, kemasyarakatan, pendidikan, maupun organisasi. Permasalahan kebanyakan orang saat berbicara di muka umum adalah tidak percaya diri, merasa cemas, ngeblank, terbata-bata, tidak menguasai materi, kurang improvisasi sehingga cenderung monoton, tidak bisa menguasai audience dan sebagainya. Dari permasalahan umum tersebut bagi orang yang ingin bisa mempunyai kemampuan public speaking harus mempunyai maindset kalo saya harus bisa dan mau belajar untuk menghilangkan kendala-kendala yang biasa dihadapi orang lain dalam public speaking. Mitra dari pengabdian adalah ibu-ibu PKK Kelurahan Tambakbayan Kabupaten Ponorogo sedangkan Metode pelaksanaan dengan Ceramah, Simulasi dan Peragaan, Diskusi Interaktif, Praktek dan Evaluasi.Target Luaran dari pelatihan ini agar sumber daya ibu-ibu PKK siap tampil dalam memandu acara pada setiap kegiatan. Ibu-ibu PKK dapat menguasai teknik atau keterampilan dasar public speaking dan memahami teknik Master of Ceremony sebagai bagian dalam public speaking yang berarti berbicara didepan umum. Hasil dari pelatihan MC menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan serta ketrampilan dari ibu-ibu PKK walau belum sesuai dengan target luaran yang diharapkan.