Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di wilayah pedesaan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi dan keterampilan memasak ibu rumah tangga melalui pemanfaatan pangan lokal berupa pancake daun kelor (Moringa oleifera) sebagai menu alternatif padat gizi. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, dengan 55 anggota PKK. Metode meliputi penyuluhan interaktif tentang pengertian, faktor risiko, dan pencegahan stunting; pengarahan higienitas dan keamanan pangan; demonstrasi teknik memasak; praktik berkelompok pembuatan pancake; serta penilaian organoleptik (rasa, aroma, tekstur, penampilan) dan rencana penerapan di rumah. Hasil menunjukkan partisipasi 100% dan capaian indikator keberhasilan rata-rata 88,75%. Peserta mampu menjelaskan kembali materi kunci, menyiapkan pancake sesuai standar resep, dan menyatakan kesiapan mengadopsi menu di rumah; penerimaan sensoris baik pada rasa dan tekstur, sementara warna bervariasi sesuai proporsi daun kelor. Program ini efektif sebagai intervensi kuliner berbasis komunitas yang murah, mudah direplikasi, dan berpotensi mendukung penurunan stunting melalui peningkatan asupan protein, vitamin, dan mineral pada tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2026