Kemampuan berpikir geometris merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berkaitan dengan kemampuan memvisualisasikan hubungan spasial serta memahami bangun datar dan bangun ruang. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa kemampuan geometri siswa Indonesia masih rendah, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Augmented Reality Ethnomathematics-Banten pada materi bangun datar dan bangun ruang untuk mendukung kemampuan berpikir geometris siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi uji coba terbatas, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas V SD Negeri Singapadu, sedangkan proses validasi melibatkan ahli media, materi, dan bahasa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket respon siswa, dan lembar observasi aktivitas, dengan analisis persentase kelayakan, kepraktisan, dan deskripsi hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berkategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli. Angket siswa juga menunjukkan kategori sangat praktis, dan observasi aktivitas mengindikasikan peningkatan keterlibatan serta pemahaman geometri melalui visualisasi AR.
Copyrights © 2025