Masyarakat Dusun Nagrog, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar belum sepenuhnya memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif. Padahal wilayah Dusun Nagrog dikenal memiliki potensi pertanian yang tinggi. Program kebun pangan berbasis pekarangan dirasa penting untuk meningkatkan kesadaran KWT Mawar dan masyarakat dalam mendukung ketahan pangan Dusun Nagrog skala rumah tangga. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu, tahap perencanaan meliputi, identifikasi permasalahan dan output yang diharapkan masyarakat serta strategi penyusunan program. Tahap pelaksanaan meliputi, pembersihan lahan, penyemaian dan penanaman bibit tanaman, pemetaan layout lahan dan tanaman, finishing, sosialisasi dan edukasi program serta pemberian bibit tanaman kepada KWT Mawar dan masyarakat Dusun Nagrog. Tahap evaluasi, meliputi jumlah bibit yang berhasil tumbuh dan tingkat pemahamam KWT Mawar serta masyarakat terhadap ketahanan pangan skala rumah tangga. Terakhir, tahap tindak lanjut yaitu, melakukan monitoring terhadap pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan. Hasil yang didapatkan dari pengabdian kepada masyakat ini yaitu, peningkatan kesadaran KWT Mawar dan masyarakat Dusun Nagrog terhadap ketahanan pangan rumah tangga. Hal tersebut dapat dilihat dari perubahan fungsional pekarangan rumah masyarakat yang menjadi lebih produktif. Adapun dampak konkret dari program kebun pangan berbasis pekarangan ini yaitu, mitra KWT Mawar dan sebagian masyarakat Dusun Nagrog mampu mengelola kebun pangan rumah tangga secara mandiri
Copyrights © 2025