Abstrak: Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat prototipe sistem pengendali portal keamanan jalur busway berbasis Internet of Things (IoT) untuk meminimalisir pelanggaran pengendara motor dan mobil yang menerobos jalur busway, serta memberikan kemudahan bagi sopir Transjakarta agar tidak melewati batas pemberhentian di shelter. Permasalahan penerobosan jalur busway masih menjadi kendala utama dalam kelancaran operasional bus Transjakarta di DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Rekayasa Teknik dengan mengimplementasikan Raspberry Pi 3 sebagai pengendali utama yang diintegrasikan dengan RFID Reader RDM6300, motor servo, sensor ultrasonik HC-SR04, buzzer, dan aplikasi Telegram sebagai interface IoT. Sistem bekerja dengan cara RFID Reader membaca RFID Tag yang tertempel pada bus Transjakarta, kemudian motor servo membuka portal keamanan otomatis jika nomor kartu terdaftar dalam database. Sensor ultrasonik mendeteksi jarak bus dengan shelter dan mengaktifkan buzzer jika jarak kurang dari 4 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa RFID Reader mampu membaca RFID Tag dengan rentang jarak maksimal 3 cm dan delay 1-2 detik. Dalam pengujian, terdapat 5 nomor kartu yang terdaftar dan dapat membuka portal keamanan. Sensor ultrasonik dapat mendeteksi jarak dengan akurasi selisih 0,13-0,19 cm dan buzzer aktif pada jarak kurang dari 4 cm. Aplikasi Telegram berhasil mengontrol portal dari jarak jauh dengan delay 2-3 detik. Sistem ini berhasil dirancang sesuai tujuan penelitian dan dapat menjadi solusi alternatif pensterilan jalur busway yang lebih efisien tanpa memerlukan petugas manual. Pengembangan selanjutnya dapat dilakukan dengan menambahkan indikator visual, sistem pemberitahuan pelanggaran, dan penggunaan teknologi IoT terbaru untuk meningkatkan responsivitas sistem. Abstract: This study aims to design and develop a prototype Internet of Things (IoT)-based security portal control system for busway lanes to minimize violations by motorcyclists and motorists who breach the busway corridor, as well as to facilitate Transjakarta bus drivers in preventing them from exceeding the designated stopping limits at shelters. Busway lane encroachment remains a primary obstacle to the operational efficiency of Transjakarta buses in DKI Jakarta. The research methodology employed is Engineering Design, implementing Raspberry Pi 3 as the main controller integrated with RFID Reader RDM6300, servo motor, HC-SR04 ultrasonic sensor, buzzer, and Telegram application as the IoT interface. The system operates through the RFID Reader scanning RFID Tags attached to Transjakarta buses, subsequently activating the servo motor to automatically open the security portal if the card number is registered in the database. The ultrasonic sensor detects the distance between the bus and the shelter, activating the buzzer when the distance is less than 4 cm. Testing results demonstrate that the RFID Reader successfully reads RFID Tags within a maximum range of 3 cm with a delay of 1-2 seconds. During testing, five registered card numbers were validated and successfully opened the security portal. The ultrasonic sensor detected distances with an accuracy deviation of 0.13-0.19 cm, and the buzzer was activated at distances below 4 cm. The Telegram application successfully controlled the portal remotely with a delay of 2-3 seconds. This system was successfully designed in accordance with the research objectives and can serve as an alternative solution for more efficient busway lane sterilization without requiring manual personnel. Future development can be conducted by incorporating visual indicators, violation notification systems, and the implementation of advanced IoT technologies to enhance system responsiveness.
Copyrights © 2025