Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru dalam mengimplementasikan media pembelajaran digital pada pembelajaran berbasis Teaching Factory di SMKN 2 Sumbawa Besar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran digital yang terintegrasi dengan proses pembelajaran berbasis produksi dan standar industri, sehingga pembelajaran Teaching Factory belum berjalan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Learning yang dipadukan dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan terstruktur penggunaan Quizizz dan Magic School, pendampingan implementasi di kelas dan bengkel Teaching Factory, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran digital, khususnya dalam penyusunan asesmen interaktif berbasis Quizizz dan pengembangan materi ajar digital menggunakan Magic School. Integrasi kedua media tersebut mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, mempercepat umpan balik pembelajaran, serta memperkuat keterkaitan antara pemahaman konsep, prosedur kerja, dan standar mutu industri dalam pembelajaran Teaching Factory. Pendampingan juga mendorong perubahan praktik pembelajaran guru dari pendekatan konvensional menuju pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis kompetensi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat implementasi Teaching Factory melalui pemanfaatan media pembelajaran digital yang terstruktur dan berkelanjutan, serta menjadi model pendampingan yang dapat direplikasi di SMK lain untuk mendukung transformasi pembelajaran vokasi berbasis digital.
Copyrights © 2026